Entri Populer

TABDIV

Selasa, 27 April 2010

Detik-Detik Menunggu Pengumuman UAN


Duh, Menunggu pengumuman bikin jantung ini rasanya mau copot aja. Betapa tidak pelajaran b. inggris merupakan momok terbesarku. Bisa jadi itu akan jadi penghalang kelulusanku. Aku yang baru bisa b.inggris sebatas “it is a book” kalau ditanya soal tensis aku sama sekali gak ngerti. Apa lagi pada ujian kemarin ada listeningnya Duuuhhh…… mana paham rasanya seperti mendengar mbah dukun baca mantra
.
Terus lucunya, kan sebelum soal listening biasanya ada contoh soal yang dibacakan naratornya, Nah bodohnya waktu ujian kemarin karena sama sekali buta b.inggris aku kira itu soal benerannya terus sambil berpikir keras ku coba menjawab, EH, beberapa detik kemudian si narator malah mengatakan jawabannya. Guubbbrakk… baru aku tersadar betapa bodohnya aku, Kebodohanku gak sampai disitu jawaban yang aku jawab tadi salah pula padahal cuman contoh soal tetap salah juga.. Duuuh.. malu-maaluin.


Yaaakk.. aku akan ceritakan bagaimana suasana mencekam yang melebihi film horor indonesia ketika harus menunggu hasil pengumuman kelulusan. Karena para siswa tidak diperbolehkan berada di lingkungan sekolah maupun di sekitar sekolah, mungkin pihak sekolah gak mau terjadi kericuhan seperti coret-coret baju, dan sebagainya, Hasil pengumuman juga diambil oleh masing-masing orang tua murid. Itu sebabnya kami menunggu di rumah salah satu teman kami yang dekat dengan sekolah. Sembari menunggu untuk menghilangkan rasa tegang yang rasanya mustahil untuk hilang, aku bermain Xbox, sedangkan teman-teman yang lain mencoba untuk memantau keadaan karena sekolahnya dekat, ada juga yang mencari informasi dengan menghubungi teman-teman lain yang lebih tau.


Seperti ini lah suasana menjelang hasil pengumuman, aku ga sempat banyak memfoto karena aku sendiri juga gugup jadinya hampir ga kepikiran buat foto-foto.





Karena aku bukan fotografer handal jadinya ga keliatan muka-muka pucat karena saking gugupnya..

Ga lama kemudian salah satu temanku teriak “Eh, orang-orang udah pada keluar tuh” lantas spontan saja mereka bergegas ke sekolah. Karena aku orang yang pemalas jadinya ga beranjak kemana-mana lagian ortu juga pakai kendaraan sendiri jadinya ga perlu di jemput.

Trus ga lama orang tua temanku yang punya rumah datang mengabarkan berita gembira buat anaknya. Yaap temanku ini udah lulus, udah lega pastinya. Nah, aku?? Ketika ditanya siapa yang ga lulus katanya yang ga lulus ada dua orang, mata pelajaran penghalangnya b.inggris sama sosiologi. Duuuaaakk… kepala rasanya menghantam tembok.. b,inggris lho.. b.inggris alamaaaaaaak..

Penasaran, aku menelopon ortu terus…. beginilah hasilnya....




Alhamdulillah… hati rasanya tenang banget.. teman-teman langsung pada ngomongin soal kuliah deh. Haaahh.. dengan ini berakhirlah masa smaku yang penuh dengan berbagai kenangan. Sedih juga jadinya nih..




12komentar:

Poskan Komentar

ayo..berikan komentar kalin di sini!!

Share |