Disini gw mau nyeritain sedikit tentang perjalanan kami untuk karya tulis di daerah Kalsel-Teng. Sebelumnya sory kalau postingannya sedikit melenceng dari tema blog ini (Karena ini blog gw terserah gw). Oke gw mulai aja, pada tangggal 3 Juli 2009, tepatnya pagi sekitar jam 8.00, setelah selesai makan makanan yang telah disediakan di sekolah , kami memulai perjalanan dari SMA 3 Banjarbaru menuju ke Banjarmasin. Sebelum sampai di Banjarmasin kami mampir dulu ke Iwan Sasirangan karena disana menjadi salah satu tempat penelitian karya tulis. Oh, ya mungkin ada yang ga tau apa itu sasirangan, sasirangan merupakan kain khas daerah Kalimantan Selatan.
Setelah selesai melihat-lihat proses pembuatan kain sasirangan ( walaupun sebenarnya gw ga ngeliat itu sama sekali ) kami melanjutkan perjalanan ke Banjarmasin
Ini foto waktu di Iwan Sasirangan, tuh, kan bener ga ngeliat prosesnya orang pada foto-foto di luar. Haaayo tebak dari foto di atas yang mana gw, jawaaaaaaaabannya aaaaaadalah (pake gaya Fitri Tropika di acara missing lyric)GA ADA
Ikan salmon, ikan cucut, kemon kita lanjut. Berhubung waktu itu hari Jum’at jadi perjalanan setelah itu menuju mesjid Sabillah Muhtadin atau lebih dikenal dengan mesjid Raya Banjarmasin untuk menunaikan shalat Jum’at. Setelah selesai sholat, (gw nyanyi dulu aaaaah…) aaaada yang marah heei ( pake lagunya Matta band ) sandal jepitnya hilang. Oke, tenang aja gw ga bakal beritahu kalau yang kehilangan sandal jepit itu namanya Surya yang pake jaket biru di foto atas, kan, kasian kalau nanti dia harus menanggung malu gara-gara sandal jepit.
Setelah selesai sholat, tepatnya setelah selesai nyari sandal jepit yang senantiasa ga ketemu-ketemu, kami makan di soto bawah jembatan tempatnya di daerah Banua Anyar, Banjarmasin. Disini (maksud gw di tempat makannya sana bukan di blog ini) selain kita bisa makan-makanan enak juga bisa melihat pemandangan kapal perahu yang berlalu-lalang milintasi sungai Martapura menjadi pemandangan yang eksotik
Setelah tangki perut udah terisi penuh kami melanjutkan perjalanan ke daerah Dahirang, Kapuas, Kalimantan Tengah untuk melihat proses pembuatan barang- barang hasil kerajinan tangan dari getah nyatoh. Perjalan kesana sebentar banget cukup 1 menit kalo jamnya mati, nah, kalo jamnya masih normal sekitar 3 - 4 jam. Kalo ada yang berhasil tidur ketika perjalanan kesana gw acung jempol karena jalan kesana lumayan rusak (bukan lumayan lagi emang rusak parah). Sampe-sampe ban bus yang gw tumpangi pecah, terpaksa ganti pake ban cadangan, yang menambah lama waktu perjalan.
Setelah sampai di Dahirang giliran kami beraksi karena disana tempat penelitian karya tulis untuk kelompok kami. Di bawah ini foto waktu kami lagi menyimak proses pembuatan kerajinan tangan
Yang gendut paling depan jangan ngiler lho, soalnya itu bukan makanan he..he..he..
Suuuit…suuuiiit yang jaket biru ama yang jaket putih mesra amat sampe rangkul-rangkulan
Setelah selesai foto-foto ‘n beli cindra mata kami semua naik bus kembali ke Banjarmasin. Karena perjalanan cukup lama, sampai malam sekitar pukul 8.00 malam kami masih dalam perjalanan ke Banjarmasin lalu menginap di hotel di kotaBanjarmasin.
0komentar:
Poskan Komentar
ayo..berikan komentar kalin di sini!!