Entri Populer

TABDIV

Selasa, 01 Desember 2009

Ulasan Tentang Manga Monster

Bagi kalian yang suka banget ama manga bergenre mistery action, Monster adalah manga yang cocok buat loe. Manganya sendiri hampir mirip dengan 20th Century Boy yang juga bergenre mistery action karena dikarang oleh orang yang sama, Urasawa Naoki

Berbeda dengan 20th Century Boy, Monster berlatar tempat di Jerman. Jadi kental banget nuansa Eropanya




baik dari segi bangunannya maupun dalam kehidupan sosial sehari-hari. Bagi yang udah jenuh dengan manga berlatar jepang-jepang melulu, Monster merupakan salah satu alternatifnya

Manga ini juga menyuguhkan aksi-aksi kriminal karena berceritakan tentang organisasi-organisasi jahat di Jerman. Hanya saja kriminal disini dipenuhi oleh pembunuhan-pembunuhan karena sifat sang Monster sendiri yang sangat suka membunuh. Yaaah hampir-hampir miriplah dengan Jack The Ripper.

Buat yang penasan bagaimana ceritanya gw caritain sedikit deeeh
(buat yang ga penasaran STOP!! Jangan baca lagi karena akan membuang waktu berharga anda),
Jadi ceritanya berawal dari Tenma, seorang dokter spesialis bedah otak yang sangat berbakat dan sangat dikagumi di Eisler Memorial Hospital. Dia juga bertunangan dengan Eva, anak tunggal Heinemann, pimpinan Eisler Memorial Hospital. Awalnya Tenma lebih mementingkan orang-orang penting atau orang kaya dalam mengobati pasiennya di rumah sakit karena tuntutan Heinemann sebagai atasan Tenma. Tapi akhirnya Tenma sadar bahwa harga nyawa manusia semuanya sama.



Lalu suatu ketika ada anak kembar yang terluka dan butuh perawatan darurat. Si kakak yang bernama Johan, mengalami luka yang paling parah, kepalanya tertembus oleh peluru. Ketika Tenma akan memulai penanganan Heinemann malah menyururuh Tenma untuk menangani walikota yang juga terluka parah. Tapi Tenma lebih memilih menangani anak kembar tersebut karena mereka lebih dahulu tiba dirumah sakit.




Akibatnya walikota meninggal dunia karena dokter yang menanganinya tidak sehebat Tenma. Tenmapun disalahkan atas turunnya pamor Eisler Memorial Hospital dimata masyarakat. Tenma sangat kesal dengan Heinemann dan mengeluarkan uneg-unegnya kepada Johan.

Beberapa hari kemudian Heinemann dan beberapa rekannya mati dibunuh. Tidak ada yang tahu siapa pembunuhnya. Karena para pimpinan rumah sakit meninggal dunia Tenmapun diangkat menjadi kepala dokter bedah.

Semua berjalan baik-baik saja sampai akhirnya beberapa tahun kemudian Tenma bertemu dengan Johan. Johan lalu mengaku pada Tenma bahwa dialah yang membunuh Heinemann dan rekan-rekannya. Tenma lalu sadar bahwa semua pembunuhan-pembunuhan lain di kota juga perbuatan Johan. Mengetahui hal itu Tenma merasa bersalah karena telah menghidupkan kembali seorang Monster beberapa tahun yang lalu Selain itu disinilah letak kengerian Johan yang mampu membunuh di usia yang sangat belia. Ia lalu berniat untuk menghentikan kegilaan Johan yang suka membunuh




0komentar:

Poskan Komentar

ayo..berikan komentar kalin di sini!!

Share |