
Berhubung sekarang dalam suasana puasa ramadhan, gw mo ceritain kelanjutan postingan wisata karya tulis ( apa hubungannya dengan puasa ramadhan???) yang sudah lama tertunda . Setelah kenyang menyantap makanan di long boat ( akhirnya gw baru tau sebutan tu kapal, di postingan sebelumnya gw ga tau, gw bilang aja perahu mesin, ntar deh diperbaiki ) tujuan selanjutnya adalah pulau kambang, tempat habitat orang utan.
Ga, makan waktu lama ( karena puasa jadi ga dimakan) ( maksudnya????) kami sampai di pulau kambang dengan disambut orang utan yang langsung berloncatan ke atas perahu ( woow.. ganaaaaas). Kami lalu nunggu sebentar buat administrasi atau semacamnya sampai akhirnya di perbolehkan masuk ke dalam. Oh,ya PERINGATAN ketika berada didalam pulau tersebut harus hati-hati dengan barang bawaan yang mudah terlepas seperti topi, kamera, kacamata, dll, juga jangan SMSan atau ngutak-atik hp. Karena waktu gw kesana terjadi malapetaka hebat, kacamata gw yang udah bertahun-tahun nempel di muka dirampas orang utan dengan kelihaiannya. Untungnya ada guidenya yang ada di sana mengambilin padahal tadinya gw pasrah mau beli yang baru ( pasrah.. atau emang mau?). Gara-gara itu gw jadi ga sempat melihat-lihat orang utan di bagian dalam pulau karena rombongannya udah keburu mau berangkat.
Setelah lelah keluyuran di sungai kesana-kemari, kami tiba di hotel untuk beristirahat sejenak karena perjalanan akan dilanjutkan ke Pantai Batakan. Sambil mengisi waktu, gw makan makanan yang sudah disediakan hotel terus ngcash hp dan beres-beres semua barang bawaan gw.
Sekitar jam 12 atau jam 1 gw agak lupa, bus sudah siap untuk keberangkatan berikutnya. Untuk sampai ke Batakan bus kami melewati kota Pleihari. Disini pemandangan cukup menakjubkan menurut gw karena bus melaju di sekitar perbukitan jadi bisa melihat bukit dengan jelas tanpa harus turun dari bus. Selain itu bangunan-bangunan tidak terlalu padat bahkan hampir tidak ada disana jadi kerasa banget keindahan alamnya. Karena perjalanan cukup lama sebagian teman-teman ada yang bersendagurau atau dengerin musik atau bahkan tidur karena saking capeknya.
Hampir senja hari kami baru sampai di pantai Batakan. Barang-barang langsung ditaruh di cottage masing-masing dan buru-buru menikmati keindahan panorama pantai walaupu sunsetnya ga keliatan karena matahari berada di belakang. Setelah mandi, ganti baju dan sebagainya kami menyantap makanan di warung dekat cottage. Lama manunggu, inilah saatnya acara bakar-bakar ikan, acaranya ga meriah-meriah amat tapi suasana kekeluargaannya sangat terasa.Walaupun gw ngantuknya minta ampun terpaksa ditahan dulu.
Esok harinya ga ada acara selain main-main di pantai Batakan, entah itu main bola, main pasir (kayak anak-anak aja), dan berenang. Sampai jam 12 siang kami makan siang di warung yang sama terus beres-beres barang, lho mau kemana lagi?? Yaaa.. pulang lah. Walaupun rasanya berat juga meninggalkan Pantai Batakan tapi sesuai jadwal hari itu kita semua harus pulang ke rumah masing-masing. oh,ya terima kasih buat para pembaca yang udah setia mengikuti perjalanan kami dari awal hingga akhir.

0komentar:
Poskan Komentar
ayo..berikan komentar kalin di sini!!